Tjong A Fie Mansion adalah salah satu ikon sejarah dan permata arsitektur paling berharga di Kota Medan. Terletak di area heritage Kesawan.
Selayang Pandang Tjong A Fie Mansion
Tjong A Fie Mansion, atau yang juga sering dieja Tjong A Fie Mansion. Ini adalah salah satu ikon sejarah dan permata arsitektur paling berharga di Kota Medan. Terletak di kawasan bersejarah Kesawan, Kota Medan. Mansion ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan sebuah museum hidup yang menjadi saksi bisu perjalanan seorang imigran sukses. Mansion ini juga sekaligus cerminan kehidupan multikultural Medan pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Kiprah Tjong A Fie di Kota Medan
Untuk memahami mansion ini, penting untuk mengenal pemiliknya. Tjong A Fie (1860–1921) adalah seorang imigran Hakka dari Tiongkok yang datang ke Hindia Belanda dengan tangan kosong. Melalui kerja keras, kecerdasan bisnis, termasuk Kesultanan Deli dan pemerintah kolonial Belanda, ia berhasil menjadi seorang pengusaha, bankir dan filantropis. Beliau orang sukses yang sangat kaya dan dihormati.
Ia diangkat sebagai Kapitan Tionghoa (Majoor der Chineezen), seorang pemimpin komunitas Tionghoa yang bertugas menjembatani komunikasi antara warganya dengan pemerintah. Tjong A Fie dikenal sebagai sosok yang dermawan dan inklusif, banyak berkontribusi pada pembangunan Kota Medan, termasuk mendanai pembangunan Masjid Raya Al-Mashun dan Istana Maimun.
Sejarah dan Arsitektur Mansion
- Pembangunan: Mansion ini dibangun pada tahun 1895 dan selesai sekitar tahun 1900. Bangunan ini dirancang sebagai rumah tinggal untuk Tjong A Fie, istri, dan anak-anaknya.
- Gaya Arsitektur: Keunikan utama mansion ini terletak pada gaya arsitekturnya yang eklektik (campuran). Bangunan ini merupakan perpaduan harmonis dari tiga budaya utama:
- Tiongkok: Terlihat dari tata letak bangunan yang mengikuti prinsip Feng Shui, adanya altar leluhur, halaman tengah (courtyard) terbuka, ukiran kayu yang rumit, dan ornamen-ornamen khas Tiongkok.
- Melayu: Pengaruh Melayu tampak pada beberapa elemen dekoratif, penggunaan kayu, dan desain atap yang disesuaikan dengan iklim tropis.
- Eropa (Art Nouveau/Victorian): Pengaruh Eropa sangat kental pada penggunaan jendela-jendela besar, kaca patri berwarna-warni (stained glass), lantai tegel yang diimpor dari Spanyol dan Italia, serta beberapa perabotan dan detail interior bergaya Art Nouveau.
Struktur bangunan terdiri dari dua lantai dengan total 35 kamar, yang dirancang untuk menjaga privasi sekaligus memfasilitasi kegiatan sosial dan bisnis.
Apa yang Bisa Dilihat di Dalam Mansion?
Setelah dibuka untuk umum sebagai museum oleh keturunannya, pengunjung dapat menjelajahi sebagian besar area mansion dan melihat kehidupan mewah kaum elite Peranakan pada masa itu. Kini banyak orang yang ingin mengetahui apa sebenarnya Tjong A Fie Mansion.
Program Paket Tour Medan menjadikan tempat ini menjadi objek wisata opsional tour. Alasannya bahwa tidak semua orang senang dengan objek wisata heritage seperti Tjong A Fie Mansion. Namun demikian, objek wisata ini akan masuk ke dalam program kunjungan apabila ada permintaan dari awal.
Di bawah ini adalah penjelasan ringkas tentang apa yang bisa dilihat di Tjong A Fie Mansion:
- Lantai Bawah:
- Ruang Tamu Utama: Tempat Tjong A Fie menerima tamu-tamu penting, mulai dari pejabat Belanda hingga Sultan Deli.
- Altar Leluhur: Ruang paling sakral di rumah, tempat keluarga melakukan ritual penghormatan kepada para leluhur. Dihiasi dengan ukiran kayu berlapis emas yang sangat detail.
- Halaman Tengah (Courtyard): Dua halaman terbuka yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan cahaya alami, sesuai dengan filosofi arsitektur Tiongkok.
- Ruang Makan: Dilengkapi dengan meja makan panjang dan perabotan antik.
- Kamar Tidur Istri Ketiga: Kamar tidur milik Lim Koei Yap, istri berdarah Melayu dari Penang, yang menunjukkan perpaduan budaya dalam kehidupan pribadinya.
- Lantai Atas:
- Ruang Dansa (Ballroom): Sebuah ruangan luas dengan lantai kayu yang indah, tempat keluarga Tjong A Fie mengadakan pesta dan acara sosial.
- Kamar Tidur Tjong A Fie: Kamar utama dengan perabotan asli, termasuk ranjang kayu berukir indah.
- Kamar Tidur Anak-Anak dan Ruang Keluarga: Menampilkan kehidupan sehari-hari keluarga besar Tjong A Fie.
- Koleksi Foto dan Artefak: Di seluruh mansion, dipajang foto-foto bersejarah yang menceritakan kehidupan Tjong A Fie, keluarganya, serta kondisi Kota Medan di masa lalu. Terdapat juga surat-surat, dokumen bisnis, dan barang-barang pribadi lainnya.
Nilai Sejarah dan Budaya
Tjong A Fie Mansion sebagai salah satu objek wisata dalam Paket Wisata Medan memiliki nilai penting karena:
- Simbol Toleransi dan Multikulturalisme: Mansion ini adalah bukti fisik dari kehidupan yang harmonis antara etnis Tionghoa, Melayu, dan Eropa di Medan.
- Jendela Sejarah Ekonomi: Menjadi saksi era keemasan perkebunan tembakau Deli, di mana Medan berkembang pesat menjadi kota metropolis.
- Warisan Arsitektur: Merupakan salah satu contoh arsitektur Tionghoa-Peranakan terbaik dan paling terawat di Indonesia.
- Kisah Inspiratif: Mengabadikan kisah seorang imigran yang sukses melalui kerja keras dan kedermawanan, yang relevan hingga saat ini. Satu lagi adalah saudara beliau bernama Tjong Yong Hian yang juga seorang Filantropis di Kota Medan di masanya.
Informasi Pengunjung
- Lokasi: Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan.
- Status: Museum yang dikelola oleh yayasan keluarga dan terbuka untuk umum (dengan tiket masuk).
- Tur: Biasanya pengunjung akan dipandu oleh seorang pemandu wisata yang menjelaskan sejarah setiap ruangan dengan detail, sehingga pengalaman kunjungan menjadi sangat informatif.
Tjong A Fie Mansion adalah destinasi wajib kunjung di Medan. Ia bukan hanya sebuah bangunan indah, tetapi sebuah mesin waktu yang membawa pengunjung kembali ke era kejayaan Medan. Mengunjungi tempat ini memberikan pemahaman mendalam tentang sejarah kota, arsitektur yang memukau, dan kisah inspiratif seorang tokoh yang membentuk wajah Medan modern.
Objek Wisata di Sekitar Tjong A Fie Mansion
Berikut ini adalah beberapa objek wisata budaya di sekitar Tjong A Fie Mansion yang dapat anda kunjungi:
- Taman Sri Deli: adalah sebuah taman di kota Medan. Luas Taman Sri Deli Medan sekitar 14.884 m². Letaknya di Jalan Masjid Raya, di kawasan bersejarah di mana juga terdapat Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Masoen. Program Tour ke Medan tidak secara eksplisit menyebut objek wisata ini dalam daftar kunjungan. Namun bila wisatawan tertarik, tetap akan dikondisikan waktu untuk berkunjung ke tempat ini.
- Istana Maimun: adalah Istana Kesultanan Deli yang berlokasi di Jl. Brigjend. Katamso Medan, dibangun oleh Sultan Ma’moen Al-Rasyid Perkasa Alamsyah tahun 1888.
- Masjid Raya Al-Mashun: adalah masjid yang merupakan bagian dari Istana Maimun dibangun tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909.
- Kota Tua Kesawan: Beberapa bangunan bersejarah diabadikan di daerah Kesawan Kota Medan, antara lain: Gedung PP London Sumatera, Kantor Pos Besar Medan, Gedung Bank Indonesia, Stasiun Besar Kereta Api Medan, dan lain-lain.
- Tjong Yong Hian: taman bungan sebagai wujud penghormatan yang mengesankan bagi sosok Tjong Yong Hian, saudara dari tokoh ternama, Tjong A Fie. Keduanya merupakan tokoh berpengaruh dalam sejarah kota Medan.
Informasi Wisata Lain
Sewa Bus Medan
Paket Tour Danau Toba
Paket Tour Samosir
Paket Wisata Danau Toba Dari Silangit
Paket Tour Taman Simalem Resort
Paket Wisata Berastagi
Baca Juga:
A Guide to the Best Golf Courses in Medan
Markisa Noerlen | Legenda Sirup Khas Medan Populer
Sewa Bus Medium di Medan | Seru, Nyaman dan Murah

